Melompatlah Si Peragu

jump 2.jpg

Saya menatap ke celah berupa parit yang memisahkan petak tambak kami dengan milik Pakde. Terlihat dalam, lebar, dan deras aliran airnya. Saya berpaling menatap seraut wajah yang sedang menunggu.

“Ayo, melompatlah” katanya

Saya menggeleng, keraguan mendadak menyergap kedalam hati saya. Bagaimana jika terpeleset dan kaki saya masuk ke sana, bagaimana jika lompatan saya tidak sampai ke seberang, bagaimana jika?

Baca lebih lanjut