Tragedi Iman Modern

Tragedi dari iman modern ialah bahwa kita tidak lagi mampu merasakan ketakutan yang besar. Kita tidak lagi takut pada Tuhan, kita tidak lagi takut pada Yesus, kita tidak takut pada Roh Kudus. Akubatnya, kita telah mengembangkan Injil yang berpusat pada kebutuhan untuk menarik perhatian ribuan orang… tetapi tidak mengubahkan seorangpun

Patut disayangkan bahwa kita yang telah ditugaskan menyampaikan kabar baik yang menimbulkan rasa takut telah terobsesi untuk membuat Kekristenan menjadi aman. Kita telah mencabut gigi taring dari harimau kebenaran. Kita telah menjinakkan Sang Singa dan sekarang Kekristenan begitu masuk akal, begitu mudah diterima, begitu nikmat.

Dunia kita bosan dengan orang-orang yang Tuhannya jinak. Ia ingin melihat orang-orang yang Tuhannya besar dan kudus dan menakutkan dan lembut dan halus… dan milik kita; Tuhan yang kasihNya menakutkan kita sehingga kita lari ke dalam pelukanNya yang kuat dan penuh kuasa dimana Ia rindu untuk membisikkan kata-kata yang mengerikan ini, “Aku mengasihimu”

(Mike Yaconelli, Tell The Truth: The Whole Gospel to the whole person by whole person)

Iklan

Terima kasih sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s