Apa Yang Kau Cari?

Ia mencari Allah selama hidup Zakharia, yang mengajarnya supaya takut akan Allah. Dan selama ia mencari TUHAN, Allah membuat segala usahanya berhasil. Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada TUHAN, Allahnya, dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan. ( 2 Tawarikh 26: 5, 16)

Pilihan-pilihan yang kita buat hampir selalu mencerminkan karakter sejati kita. Pemerintahan Uzia mencerminkan pemerintahan Asa, Yosia dan Amazia – dimulai dengan sangat kuat dan berakhir dengan aib. Pada masa permulaannya, Uzia memperlihatkan keahlian kepemimpinan dengan keberhasilan militer. Selama masa ini, lingkungan dalamnya termasuk seorang penasehat rohani yang saleh, Zakharia yang memberikan pengaruh penting untuk kebaikan. Uzia mencari Allah, dan Tuhan membuatnya berhasil.

Tetapi sementara kerajaan dan kekayaan Uzia bertambah, prioritasnya bergeser kepada keberhasilan pribadi daripada segala sesuatu yang berkenan kepada Allah. Suatu keinginan buruk untuk berkuasa menghanguskan jiwanya, dan raja bermaksud melampaui peranan yang diberikan Allah kepadanya. Akibatnya, Uzia meninggalkan warisan aib, “Raja Uzia sakit kusta sampai kepada hari matinya, dan sebagai orang yang sakit kusta ia tinggal dalam sebuah rumah pengasingan, karena ia dikucilkan dari rumah TUHAN. Dan Yotam, anaknya, mengepalai istana raja dan menjalankan pemerintahan atas rakyat negeri itu”

Sebuah akhir yang menyedihkan bagi suatu permulaan yang menjanjikan.

#The Maxwell Leadership Bible, LEADERSHIP – JANJI TUHAN UNTUK SETIAP HARI, John C. Maxwell, Immanuel Publishing House

My Note:

Berada sendiri di atas gunung, dimana semua pilihan ada di tangan kita sendiri, ternyata bukan hal yang mudah untuk dilakukan. Dunia ini menawarkan banyak sekali hal … dan dibutuhkan pilihan yang bukan hanya berdasar pada keahlian, kepintaran logika, dan atau bahkan jumlah keuntungan yang diterima.

Ketika tawaran jabatan, uang, dan kehormatan diperhadapkan… dan sangat mudah untuk mendapatkannya, apa yang sedang kita pikirkan?

Menerimanya? Sangat mudah melakukannya, dan selanjutnya mengatasnamakan Tuhan dan pekerjaanNya? Oh, itu lebih mudah lagi… siapa yang bisa menyangkal seorang yang terlihat sangat rohani dalam dunia bisnis?

Tapi apakah semudah itu?Apakah akhir dari session ini? Apakah maksudnya? Apakah Tuhan perlu dibawa dalam hal ini?

“Manusia hidup bukan dari roti saja, tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah. Engkau harus menyembah Tuhan, Allahmu, dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti!” (Matius 4:4,10)

Dan kembali, pilihan satu-satunya hanya ada di tanganku, ya tanganku!

I’

10 Agustus 2012

#Thanks untuk seorang yang telah memperingatkanku tentang apa yang aku cari…

Iklan

Terima kasih sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s