Lebih Dari Sekedar Potensi

Sisihkanlah sanga dari perak, maka keluarlah benda yang indah bagi pandai emas. Sisihkanlah orang fasik dari hadapan raja, maka kokohlah takhtanya oleh kebenaran (Amsal 25:4-5)

Simson mempunyai masa depan yang cerah. Ia adalah seorang anak yang istimewa, dinubuatkan oleh Malaikat Tuhan kepada orang tuanya. Ia mempunyai masa depadan dan maksud hidup illahi. Firman Tuhan melaporkan bahwa Malaikat itu berkata, “Sebab engkau akan mengandung dan melahirkan seorang anak laki-laki; kepalanya takkan kena pisau cukur, sebab sejak dari kandungan ibunya anak itu akan menjadi seorang nazir Allah dan dengan dia akan mulai penyelamatan orang Israel dari tangan orang Filistin” (Hakim-hakim 13:5).

Mengapa Simson tidak menjadi pemimpin besar sesuai potensinya? Karakternya yang tercela membuatnya tidak bisa dipercaya dan itu menghancurkan kepemimpinannya. Ia tidak sabar, mudah marah, penuh hawa nafsu, suka murung, emosional dan tidak terduga. Ia juga melanggar sumpah-sumpah kenazirannya. Simson sering bermain mata dengan bencana, dan sikap itu akhirnya mengalahkannya.

Saya kira banyak orang percaya bahwa jika mereka diberikan permulaan seperti yang diberikan kepada Simson, akan mudah bagi mereka untuk memimpin dan menyelesaikan dengan baik. Tetapi Allah memberikan kepada kita masing-masing permulaan yang cukup baik untuk bisa menyelesaikan dengan baik. Tergantung pada kita untuk melihat karakter kita dan membangun kepercayaan dalam diri orang lain sehingga Allah dapat menggunakan kepemimpinan kita.

The 21 Most Powerful Minutes in a Leader’s Day

John. C. Maxwell

Immanuel Publishing House

——————————————————————————————————————-

My Note:

Akhirnya aku mempelajari kepemimpinan dengan sungguh-sungguh, praise God aku telah mendapatkan dasar yang benar selama ini dari jemaat, jadi sesulit apapun paling tidak aku telah memiliki blue print-nya. Mengamati orang, belajar membedakan orang, belajar memimpin di dunia nyata, bertemu dengan banyak karakter dan sebagainya.

Aku mengamati seorang rekan atau bisa dikatakan satu teman yang menurut cerita, dia orang yang sangat berpotensi. Lulus dengan nilai terbaik di kuliah, memiliki pengalaman bekerja di beberapa perusahaan hebat, memiliki wawasan yang sangat luas, aktif, kreatif, kuat, dan cerdas.

Namun di sisi lain, aku menemukan beberapa kejanggalan dengan dirinya. Mengapa tidak berkembang?Mengapa tidak mempunyai apa-apa?  Mengapa kariernya seolah terhenti?  Untuk seseorang yang katanya ‘hebat’ seperti dia, tidak seharusnya hal tersebut terjadi padanya.

Hingga aku mempelajari pertemanan kami, dan termasuk didalamnya adalah ‘karakter dasar’ yang dia miliki. Dan sama seperti Simson, sikap inilah yang pada akhirnya mengalahkannya di berbagai hal bidang kehidupan dan kariernya. Dia sangat emosional, pemarah, labil, tidak sabar, pemurung, juga penuh hawa nafsu, dan sangat tidak terduga. Karakternya telah sedemikian merusak pandangan orang terhadapnya. Bahkan dia, pada akhirnya bukan seseorang yang tepat untuk bisa dipercaya dan dibentuk menjadi seorang rekan yang baik atau bahkan Next Leader.

Meskipun bukan hal mudah untuk berteman, atau bahkan menuntun dia kembali ke ‘jalan’, namun aku kira itu belum terlambat. Dia masih muda dan masih mempunyai kesempatan untuk berubah dan menata kembali kehidupannya yang porak poranda akibat ulahnya sendiri. Itu mungkin membutuhkan proses panjang, sulit, dan sama sekali tidak menyenangkan. Tetapi jika itu untuk mencapai sebuah perubahan yang lebih baik mengapa tidak dilakukan saja???

Memimpin itu sebuah seni, dan kali ini aku sungguh-sungguh telah ada di dalamnya.

I’

14 Agustus ’12

#gambar dari piccsy.com

Iklan

Terima kasih sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s