Rumahnya Sudah Jadi

tangga


Di rumah duka, aku dan gerombolan si berat (Gembala, pendeta, dan konco2 pria) sedang duduk melayat seorang sahabat…

Salah satu dari saudara sahabatku itu tiba-tiba ikut nimbrung di gerombolan kami.

“Yah… yang paling muda malah pulang duluan ya pak..” kata salah satu dari kami

“Iya, soalnya rumahnya udah jadi duluan… makanya dia pulang duluan.. aku, kamu, dan kita-kita mungkin masih baru dibangun…” kata Bapak

“Atau booking kavlingnya baru deal kayak saya ini” celetukku

“Ha ha ha ha ha ha… kamu bisa aja…” jawab Gembalaku sambil tertawa ngakak

“Setelah ini… belum tahu siapa giliran berikutnya…” kataku lagi

Aku tersenyum, menatap foto sahabatku yang terpajang di depan peti putih bersih… kamis besok dia diperabukan…

Selamat jalan sahabatku, aku akan merindukan cerewet dan teriakanmu… 😀

 

12 Juni 2013

Ie

 

Iklan

Terima kasih sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s