Tentang Belanja!

shopaholic2

 

Aku sedang berbincang dengan Dani sahabatku, ketika obrolan kami nyangkut ke hal “shopping”

“Waduh! Aku baru ingat tanggal 22 Juni ini ada nikahan anak Boss, pakai gaun apa ya?” celetukku tiba-tiba

“Heh! Shopping yukkk… kamu kan belum pernah pergi shopping sama aku” kata Dani semangat

Shopping?” tanyaku

“Iya… lha kamu tadi nanya pake gaun apa..”

“Aku kan tadi cuma bilang pake gaun apa… bukan berarti pergi shopping…” jawabku

“Lhah! Kan kalau ada acara begitu mesti beli gaun baru… atau apa baru…”

“Sepertinya aku masih punya gaun bagus dan layak buat pesta besar…”

“Tahun berapa kamu pakai itu? Apa masih tren…?”

“Masih kok… bagus gaunnya… long dress cantik… badanku juga ga berubah… ”

“Eh… cewek itu harus shopping…” cecar Dani

“Kenapa?”

“Aduhhhh… kan bisa membanding-bandingkan harga ini itu disana dan di sini…” jawab Dani dengan mulut mengerucut tanda jengkel

“Oke.. oke … mari kita bicara soal ini. Buatku, pergi belanja itu harus ada anggarannya, apalagi untuk beli semisal baju, sepatu dan aksesoris begitu… dan itu juga kalau kupandang memang udah perlu banget. Misalnya aku butuh banget baju baru, karena baju yang ada udah kucel dan perlu ganti … lalu kulihat anggaranku, misalnya Rp. 200.000,-… ya sudah! Aku pergi ke toko dekat rumahku, atau tempat jual baju yang seperti aku butuhkan itu… Lihat… pilih… beli…! Selesai” jawabku panjang lebar

“Yahhhh! Itu kan cuma di satu atau dua tempat aja! Lihat ke Paragon, Citra, Matahari, Java… siapa tahu ada diskon… dan lebih murah…” kata Dani

“Yah… mungkin ada yang lebih murah dan diskon… tapi buat apa kalau aku sudah dapatkan yang aku perlu dan butuh? Ngapain susah payah membandingkan mall satu dengan yang lain?Buang waktu, tenaga, uang…”

“Eh… namanya cewek itu ya… harus begitu… masak kamu tidak suka bandingin sana sini… lihat kalau ada barang-barang lucu dan bagus… ”

“Barang lucu dan bagus… buat apa kalau aku tidak memerlukannya? Ngapain menghamburkan uang untuk membeli sesuatu yang aku tidak butuhkan dan anggaranku cuma Rp. 200.000?”

“Yahhh… orang kayak kamu masak ga punya uang? ‘Kan bisa tarik atm dan ambil uang dari sana?”

“Bisa… tapi sekali lagi buat apa kalau tidak butuh dan perlu banget… sayang uangnya… ‘kan bisa dipakai buat hal lain” jawabku lagi

“Kamu itu sebenarnya ngirit, atau pelit…?”

“Pelit! Puas kamu??? ha ha ha ha ha ha ha….” jawabku sambil tertawa ngakak

😀
Iklan

2 thoughts on “Tentang Belanja!

Terima kasih sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s