Buku-The Shack

the-shack

 Judul Buku: The Shack

 Pengarang: William P. Young (2008) 
 Penerjemah: Perwira Leo Sabath
 Tebal: 416 hlm
 Cetakan: 1, 2009
 Penerbit: Andi

 

 

 

 

 

Hari Minggu pagi itu aku sudah tiba di gereja. Aku menoleh, mengamati, mencari satu sosok, dan akhirnya bertanya kepada seseorang yang tinggal satu rumah ” Eh mana si danar? Kok tidak ada?”

“Tadi pagi kami sudah mengetok pintu kamarnya, tetapi tidak ada jawaban, mungkin dia sudah pergi kemana gitu kali…”

“Oh!” hanya itu jawabanku

Waktu berlalu sampai selesai acara kebaktian pagi itu, tidak ada yang aneh, tidak ada peristiwa ganjil. Aku sangat bersukacita hari itu karena seseorang teman menerima baptisan.

Aku sudah menenteng tas dan beranjak menuju pintu keluar saat seseorang berbicara dengan suara keras lewat di sebelahku, “APA!!! BUNUH DIRI!!! LU YANG BENER AJA NGOMONGNYA!!!”

Darahku seperti terhisap. Spontan aku berbalik badan dan mengikuti seseorang yang berbicara, dan memperhatikannya.

“Danar bunuh diri! Tergantung di kamarnya!”

Aku tidak tahu persis yang kurasakan! Seperti ada petir yang tiba-tiba menyambar. Aku memandang wajah teman-temanku yang kesemuanya mendadak memiliki eksresi yang sama.

“Kamu baik-baik saja…?” seorang pria menyentuh lenganku

“Aku… ”

Dia memandang dan memelukku, kurasa itu lebih dari seribu kata-kata yang bisa diucapkan.

Aku dan beberapa teman lain menuju rumah dimana Danar ditemukan. Aku sengaja tidak ikut melihat, hanya berdiri di luar rumah. Kami tidak habis pikir, keheranan, dan … tidak bisa menjelaskan satu apapun.

2 hari sebelumnya, Danar masih datang ke rumahku, berkumpul, berbicara, tertawa. Dia sahabat yang baik, lembut, ramah, dan sangat  senang membantu sesama. Hari itu, aku masih memintanya untuk mengantar seseorang pulang. Semuanya berjalan sepeti biasa. Tidak ada yang istimewa, tidak ada kejadian khusus, firasat atau apapun.

Aku tidak bisa tidur selama 2 hari setelahnya.

4 bulan telah berlalu sejak hari itu. Ingatan tentang hari itu telah memudar. Pertanyaanku tetap tak terjawab hingga detik ini. Dia hilang, lenyap. 

Aku memilih melepaskan ingatan tentang itu begitu saja.

***

Beberapa hari lalu, aku mendapati buku THE SHACK ini di antara koleksiku. Aku telah selesai membacanya beberapa tahun lalu. Tulisan di covernya bertuliskan “Tragedi yang menyingkap misteri tentang Tuhan” dan mendapati reviewnya telah ditulis oleh banyak orang dengan sangat baik, terutama di Blog Mari Membaca dan Blog Dunia Buku

Jadi aku memilih untuk menuliskan apa yang kurasakan saja setelah membaca buku itu (lagi) beserta kejadian yang mengelilingiku.

Dunia, selalu tak lepas dari kepedihan dan kesedihan besar. Aku rasa membutuhkan waktu seumur hidupku untuk bisa mengenal dengan baik seluruh rencana Tuhan (itu jelas).

Di perjalanan hidup, ternyata ada begitu banyak cerita, begitu banyak episode, tikungan tajam hidup, luka, tawa, tangis yang bisa mendadak terjadi.

Tidak semuanya kupahami dengan baik. Tetapi lebih dari apapun yang bisa terjadi di dunia ini, di hidupku. Tetap akan ada satu pribadi yang tidak akan meninggalkanku.

Sore ini, aku hanya ingin menutup hari ini dengan menuliskan satu kalimat yang ada di buku itu 

“Mack, hanya karena aku membuat kebaikan luar biasa dari tragedi yang tak terucapkan, tidak berarti aku yang merancang tragedi itu. Jangan pernah berpikir bahwa jika aku menggunakan sesuatu, berarti aku menyebabkannya terjadi atau aku memerlukannya untuk mengerjakan maksudku. Itu hanya akan menuntunmu pada gagasan yang keliru tentang aku. Kasih karunia tidak bergantung pada penderitaan. Namun di mana terdapat penderitaan, engkau akan menemukan kasih karunia dalam banyak wajah dan warna.” (hlm. 291-292).

Sungguh butuh waktu panjang untuk bisa mengerti perjalanan ini.

🙂

Ie 

Iklan

Terima kasih sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s