Sebagai Wanita

woman 6

Perlakukan aku sebagai wanita
seka air mataku dengan punggung tanganmu
ketika kabut selubungi pelupuknya
dan sungai meleleh hangat dari sudut-sudutnya
jagai aku ketika aku mulai gontai

Genggam tanganku
tak perlu erat pun mesra
iringi saja langkahku

Saat kususuri sendiri jalanan hari ini
tak usah kau panggul seluruh dunia untukku
cukup bagiku sebelah tanganmu
raih sedikit bebanku

Kau tak perlu berbohong bahwa akulah tercantik di semesta
katakan saja bahwa kau tak perlu semua kemolekan
untuk membuatmu merasa nyaman

Permata dan bunga memang memukau
namun tak perlu kaubawakan itu padaku
cukuplah dirimu duduk di sisiku
menapaki perjalanan surya dan candra

Perlakukan aku sebagai wanita
tak perlu manjakan aku bagai putri
atau pujaku bak bidadari
tak harus kau jadi pahlawan
cukup perlakukan aku sebagai wanita
karena aku lelah berpura-pura tangguh
melawan dunia dengan angkuh

Perlakukan aku sebagai wanita
ijinkan aku jadi penolongmu
dengan segala ketaksempurnaanku
biarkan aku melukis senyum
kala harimu redup muram
akan kubawakan secangkir teh panas
dan kudengarkan cerita, keluh, dan kesahmu
hingga seluruh bebanmu luruh lepas

Cukup perlakukan aku sebagai wanita
karena aku lelah berpura-pura tangguh
melawan dunia dengan angkuh

SEBAGAI WANITA, diposting dengan seijin penulisnya, seorang sahabat Clara Anita Utami 

 

Iklan

10 thoughts on “Sebagai Wanita

Terima kasih sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s