Ditantang Tulkiyem

Personal-Challenges2-300x300

 

dia tidak boleh menantangku seenaknya!”

***

Kadir tergopoh – gopoh mendekatiku, “Mbak Ie… ada laporan lagi semalam…”

“Ya dir… ada apa?” tanyaku lembut

“Kamar 313 mbak… ada bayangan tulkiyem lewat” jelasnya

Tulkiyem adalah sebutan untuk segala jenis “mahluk tak tersentuh” yang kabarnya sering mengganggu tamu-tamuku.

“Oke… biar kuperiksa, ikut aku Pri” jawabku ringan sambil mengajak seorang supervisor yang sedang bertugas

Aku meraba dinding kamar dan mendekatkan telingaku seperti seorang suami menempelkan telinga di perut istrinya. Cara aneh tapi terbukti manjur untuk menelisik suara-suara misteri yang seringkali muncul dari situ. Pipa berkarat yang keropos, sambungan yang terlepas, dinding retak, atau bunyi rayap bisa menimbulkan suara asing yang bisa diterjemahkan berbeda oleh tamu hotel.

Darimana aku mendapatkan ilmu itu? Banyak orang bertanya demikian, dan seringkali jawabanku hanya sekedar mengangkat bahu sambil lalu.

Hotel kuno ini harus aku kuasai sepenuhnya! Peduli amat dengan segala dhemit, setan atau mahluk-mahluknya, itu tekadku

Setelah tidak menemukan keanehan dengan dinding-dindingnya, aku duduk diam di ujung tempat tidur, dan mengarahkan mataku ke sekeliling ruangan.

“Sudah kutemukan si Tulkiyemnya” kataku pada Apri

“Ha??! Dimana Mbak??” tanya Apri heran

“Di ujung lemari kaca itu” tunjukku

Mata Apri menatapku heran.

“Pakai pikiranmu dong! Perhatikan seluruh kamar ini, dinding kiri kanan terdiri dari kaca blok besar, headboard kaca, lemari kaca, kalau kamu duduk diam di ujung sini… nih di sini! Dan kamu melihat ke ujung sana… pantulan sinar dari sini ke sana… akan membentuk gambaran aneh! Ini pelajaran fisika pantulan!” terangku

Apri menggeleng-gelengkan kepala tidak mengerti

“Ah sudahlah! Panggil tukang suruh geser lemari ini ke kanan, mepet tembok, dan hilang sudah Tulkiyemnya” jawabku enteng sambil melangkahkan kaki keluar kamar

Lima langkah aku berjalan

PYAAAAAAAAAAAAAARRRRR!!!!

“Mbak!!” teriak Apri

Aku melangkah ke arah suara, plafon kaca tepat di atas tempatku berdiri satu menit lalu pecah berantakan. Aku lupa memeriksanya

Aku menoleh ke wajah Apri yang pucat pasi.

“Tutup kamar ini, panggil tukang sekarang juga… remukkan seluruh plafon kaca di hotel ini, dia tidak boleh menantangku seenaknya!” perintahku tegas

Aku berlalu dari situ.

***
1. Stop hantu!! 

2. Ditantang Tulkiyem

Iklan

8 thoughts on “Ditantang Tulkiyem

Terima kasih sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s