Suatu malam di lawang sewu

ls 36

Lawang Sewu dilihat dari depan

“Kemana kau bilang? Lawang Sewu? Malam begini?” kata Dani temanku dari Jakarta terbelalak

“Seru… keren pastinya!” jawabku tenang

“Ih! Ntar banyak setan lagi…” sahut Frans

“Bah! Setan apaan? Udahlah dijamin keren” kataku lagi

“Kau jamin aku tak kesurupan ya…” celetuk Nina yang semula diam

“Kesurupan cintaaaaa…. ha ha ha ha…” kataku sambil ngakak

Dan meluncurlah kami kesana. Lawang Sewu, ikon kota Semarang yang menakjubkan ini lebih identik dengan tempat berhantu. Sialan!! Padahal aku sangat menyukainya!

ls 31

“Wah! Keren ya!”seru Frans waktu melihat bangunan itu dari depannya

Aku nyengir bangga dan menjawab, “Jauh dari kesan seram”

ls 5

“Itu buatmu! Buat orang yang bisa lihat dunia lain… beda lagi” kata Nina

Aku tertawa lebar, “Untunglah aku hanya bisa melihat kalian… ha ha ha ha ha…”

ls 6

salah satu sudut lawang sewu

“Pilarnya bagus” kata Dani

ls 7

alat ini dulu penanda kereta api datang

ls 8

ls 10

rumah untuk pompa air

ls 11

eksotik kan?

ls 12

“Bayangkan jika tempat ini ada di negara tetangga, mungkin menjadi tempat jamuan malam yang menakjubkan. Anggur merah, daging, lalu penyanyi bersuara sorgawi, dengan alunan biola” kataku menghayal

“Kebanyakan nonton film kamu ini” kata Frans sambil menjitak kepalaku

ls 13     ls 14

ls 15     ls 16

ls 17     ls 18

ls 19    ls 20

 

“Karena jumlah pintu yang sangat banyak itulah, maka disebut lawang sewu” jelas tour guide

“Oooooo…” sahut kami berbarengan

ls 30      ls 29

“Semua pintu dan selasarnya sangat persis, seperti pintu kereta api” jelas tour guide lagi

ls 28     ls 26

“Ini wastafel peninggalan pemerintahan Belanda, ada stempel kerajaan Belanda di sana. Sayangnya tertinggal satu ini dan tak terawat”

“Yaaaah… ” keluh kami hampir berbarengan lagi sambil menurunkan bahu

ls 27

“Panel penerangan ini juga sudah ada sejak jaman lampau…”

Kami cukup melongo, dan mengatakan “wow”

ls 32

Memasuki musium lawang sewu kami diperlihatkan sisa-sisa bahan asli bangunan lawang sewu ini sebelum direnovasi dan rancangan renovasi serta sejarah gedung ini.

ls 35    ls 34

ls 21   ls 22

ls 23   ls 24

Tak sampai satu jam tour di lawang sewu selesai.  Menyeramkan? Tidak! Sangat keren dan eksotis! Aku tak pintar menulis travel blog! Tak banyak penjelasan yang bisa ku tulis. Paraaahhh…  ha ha ha… jadi saksikan sendiri saja ke sini.

Beneran berani dan mau ke sini? kubantu deh cari penginapan murah dan tak berhantu… ha ha ha ha…  PM aku ya… :p kayak jualan online aja yah..

***

catatan : Semua foto dokumentasi pribadi

Iklan

8 thoughts on “Suatu malam di lawang sewu

    • betul.
      Sabtu kemarin baru saja dipakai untuk pagelaran seni dan mode oleh Anne Avantie dan beberapa seniman.
      sepertinya memang harus orang dari kota ini sendiri yang serius mikirin…

      kalo ga … ya sudah … tinggal nunggu rubuh

Terima kasih sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s