Mulai Lagi

step

Mataku menatap layar di hadapanku tak berkedip, begitu banyak kata dan kalimat yang seolah ingin segera berlompatan keluar. Sayangnya yang terjadi justru sebaliknya, jemari yang biasa lincah mengetikkan huruf per huruf itu malah seperti beku dan kaku.

Begitu banyak cerita seharusnya, mungkin bisa menghasilkan puluhan ‘curhatan mellow’ dan ‘puisi krompyangan’ yang ga jelas ujungnya.

Hmmm…

Secuil lagu band Noah terdengar dari balik tembok tetangga

Kumenatap langit yang tenang 

Dan takkan menangisi malam 

Tuk tetap berdiri…ku melawan hari 

Ku akan berarti ku takkan mati 

Aku tertawa ngakak.

“Napa kok tertawa?” tanya Desta

“Nggak apa-apa… suer…” jawabku

“Hayo kenapa?” tanya Nova menyambung

“Enggak… aku hanya… apa ya… rasanya bagus juga ritme hidupku sekarang ini kalau dijadikan opera sabun. Tiap pagi, orang sebelah itu nyanyi lagu yang sama untuk memulai harinya. Lalu aku menjalani petualangan baru di kota yang baru ini dengan segala suka dukanya, nanti sore waktu aku pulang eh… dia nyanyi itu lagi… ‘kan lucu banget itu”

Nova, Desta dan Gaby berpandangan tidak mengerti. Aku menghela nafas pendek sambil tersenyum di kulum.

Mungkin ini memang saatnya memulai lagi mengetikkan huruf per huruf setelah semua yang terjadi, sedang terjadi, dan akan terjadi.

Paling tidak, hidup dan langkah ini memang harus terus berlanjut.

Dan harus dimulai lagi…

Iklan

19 thoughts on “Mulai Lagi

  1. menulis itu beneran ga mudah ya mba
    saya nungguin loh dr tulisan terakhir mba “ttg wanita” kog blm muncul2 jg yg baru tp akhirnya muncul jg meski hanya sak ndulit, wkwkwk…

Terima kasih sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s