Rindu & Dendam Ini Harus Dibayar Lunas

20190419_165546.jpg

Hai! Teman-teman maya-ku? Apakah kalian masih ada di sini? Masih menuliskah kalian? Tentang rindu-rindu di perbatasan hari, tentang film-film yang layak ditonton, tentang cerita sehari hari? Atau mungkin tentang cerpen atau referensi buku yang selalu kusukai?

Setahun lebih aku tidak menulis iseng di blog. Aku mengembara di dunia sosial media, sambil mengumpulkan lagi kekuatan untuk melangkah. Belajar berjalan! Fisik maupun mental!

Satu setengah tahun ini aku belajar banyak. Sangat banyak.

Ada banyak yang berubah di diriku, tak cuma berat badan, karena semakin gemuk saja, dan tentunya sehat. Tetapi juga pemikiran, pandangan tentang hidup dan kehidupan. Tentang kesempatan menjalaninya, cinta yang sesungguhnya, arti persahabatan, dendam dan juga amarah.

Lalu, aku juga mengumpulkan tulisan dark jokes tentang cancer yang dulu sering kutulis di twitter kalau aku mulai merasa “gila” akibat depresi oleh program pengobatan penyakit ini.

Nggak cuma itu, aku juga mengumpulkan tulisanku tentang berbagai dendam yang kusembunyikan rapi di dalam kotak yang kusorongkan di sudut tergelap hidupku.

Ehmmm… ada juga hati yang patah, dan serpihannya sudah ku giling halus, dan ku taruh abunya di mangkuk kaca

Namun aku juga mengumpulkan tulisan tentang harapan, impianĀ  dan hari hari cerah yang akan menjelang.

Ada banyak rindu & dendam yang harus ku bayar lunas.

Aku ingin membaginya, menuliskannya.

“Cancer adalah jalan terbaik untuk memaknai hidup – ie”

 

 

 

 

 

 

 

Satu pemikiran pada “Rindu & Dendam Ini Harus Dibayar Lunas

Terima kasih sahabat...

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s